@istanamengajar ~ Komunitas Sosial yang So Special

Ceritanya dahulu sebelum dahulu, saya pernah punya harapan bahwa semoga saya bisa bertemu dengan teman yang mempunyai kesenangan dengan dunia mengajar, yang bisa jadi tempat nanya & diskusi soal kalo lagi ketemu soal susah, yang bisa berbagi tentang dunia pengajaran.

Sedihnya, saya tidak benar-benar mengusahakan apa yang saya harapkan tadi. Bisa dibilang terlanjur pesimis, dan akhirnya tenggelam lalu terlupakan. Keinginan yang entah kapan akan terwujud.

Daan bimsalabim… Alhamdulillah akhirnya via twitter saya bisa bertemu @istanamengajar yang sebelumnya saya bertemu @istanamatematik. Pertemuan ini terjadi ketika sedang membaca timeline twitter, ada acc yang meng-RT acc @istanamatematik. Lalu acc tersebut membawa saya untuk ngulik lebih jauh via blog istana mengajar. Ada menu yang menarik disitu,Β kelas Whatsapp. Oh ternyata belajar lewat whatsapp… what??!! wait!!

belajar di WA? | mengajar via WA? | gimana caranya? | ooh bisa ya?

Penasaran yang memuncak, akhirnya saya beranikan diri bergabung dengan istana mengajar. Dan hasilnya adalah WOW , harapan saya bisa terwujud disini πŸ™‚ . Seandainya waktu itu saya benar-benar mengusahakan harapan saya, mungkin pertemuan ini akan lebih cepat πŸ˜€

hikmahnya adalah jangan suka bilang engga bisa kalo usaha aja belum

And then, seruuu banget ketika sudah bergabung di istana mengajar, lebih dari yang saya bayangkan karena:

  • Bisa ketemu pengajar yg punya beragam latar pendidikan, sehingga…
  • Bisa saling sharing dan dapet ilmu baru, selain itu..
  • Pengajar (baca: volunteer) di sini secara gak langsung juga diajak untuk melek teknologi sama kepseknya a.k.a founder istana mengajar @isranurhadi, padahal…
  • Saya itu (semi) gaptek, tapi terus dimotivasi, jadi lumayan lah sekarang ^^ , dan..
  • Sekarang smartphone saya jadi lebih berasa manfaatnya, kemudian..
  • Disini juga saya bertemu murid-murid yang antusias untuk belajar, dan mereka datang dari daerah yg jauh lho, lalu…
  • Tempat ‘show’-nya istana mengajar itu kreatif menurut saya,via Whatsapp, Twitter, dan..
  • Kalau show mesti disiapin bener-bener, pembahasannya, foto-foto/screenshoot-in soal+pembahasan, ribet sih… Tapi justru ini yg seru, saya suka. Akhirnya..
  • Membuat mengerti murid-murid tanpa bersuara itu rasanya ‘sesuatu’ πŸ™‚

Selanjutnya saya ingin:

  • Berusaha dengan semampu saya untuk bisa kontinu ber-aksi sosial bareng istana mengajar ~doakan aku ya ^^~ , karena..
  • Mumpung saya masih single, juga..
  • Mumpung masih punya waktu luang yg cukup karena..
  • Kalau sudah berkeluarga waktu untuk menulis dan mengajar jadi semakin sempit, padahal..
  • Saya ingin terus berbagi dan dibagi (ilmu) disini

Sampai pada suatu hari datang berita bahagia untuk keluarga istana mengajar…

Teringat motto teman saya “Berikan yang terbaik pada dunia, maka yang terbaik juga akan kembali kepadamu” dan saya merasa kalimat itu sudah dialami oleh istana mengajar yaitu dengan diberinya penghargaan 5 Aksi Sosial Terbaik Klik Hati Merck 2013 dari kategori pendidikan. Terharu dan seneng banget :’) . Semoga ini bisa menjadi pemicu bagi teman-teman volunteer, bil khusus bagi saya untuk terus berkarya dan berbagi disini untuk pendidikan Indonesia.

mendidik adalah tugas setiap orang yang terdidik ~Anis Baswedan~

Terima kasih teman-teman volunteer istana mengajar yang sudah memberi saya kesempatan… :’)

Β 

Advertisements

One comment on “@istanamengajar ~ Komunitas Sosial yang So Special

  1. Pingback: Apakah berbuat baik itu harus menunggu? | Isra Nurhadi

Tinggalkan Jejakmu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s